Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 09 April 2015

Kurela




Walau kau yang kumau
Walau kau yang kutunggu
Walau kau yang kuimpikan
Dan walau kau yang kuinginkan

            Ku tak mampu menggerakan hatiku
            Supaya kau jadi milikku
            Hanya ku doakan kau dari sini
            Semoga kau berbahagia dengannya

Api cinta buta yang tlah membara
Air dingin yang basahi jiwa
Membakar hati
Dan membekukan jiwa, kurela

Alam yang Berbeda



Jika malam datang
Gelap menutup mata
Dan suara kecil terdengar
Membuka hati..

            Kemudian cahaya datang
Membasmi kerinduan
Yang terpendam...

Inikah engkau..
Yang bisa menatapku
Namun tak akan pernah bisa
Menemaniku..

            Aku ingin ada disampingmu
            Tapi, engkau hanya bisa tersenyum
            Dari istana awan biru
            Yang hanya bisa kupandangi

Dengarlah aku disini
Sungguh merindukanmu
Sungguh menyayangimu
Dan tak akan pernah melupakanmu

Cinta




Cinta..
Pelangi kehidupan
Memberikan...
Sentuhan abadi

            Cinta..
            Itu angin sejuk kehidupan
            Bermula dari
            Kesatuan  mata hati dan pikiran

Cinta..
Yang dirasa
Bagai berada
Dalam buaian hal terindah

Sahabat




Sahabat..
Kunantikan dirimu
Dalam lembaran kehidupanku
Untuk menemaniku

            Sahabat...
Penuh suka duka
Bermain dengan penuh cinta
Dan harapan bersama

Sahabat..
Bersamamu aku terbang
Dengan sayap kasih sayang
Kesetiaan menjadi pegangan

            Sahabat...
            Bersamamu aku menangis
            Saat kau larut dalam kegelisahan
            Saat kau larut dalam gelap mencekam

Sabar




Sabar, belum tentu ikhlas
Tapi berusaha sabar
Bisa membuat hidup lebih mudah
Walupun dengan titikkan air mata

            Menangis memang tak berguna
            Tapi tentu bisa menunjukkan
            Seberapa kepedihan yang ada di dalam
            Bukan begitu kawan ??